AdvetorialNewsRegional

AJI ALI HUSNI: KLINIK WPM DIHARAPKAN DAPAT BERDAMPAK POSITIF KEPADA MASYARAKAT

Tahun depan fokus terhadap pembinaan dan pelatihan terhadap wirausaha muda dan Pelaku UMKM

arusmahakam.co, Tenggarong – Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri (WPM) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) sepanjang tahun 2022 telah melaksanakan Program – Program Pembinaan dan Pelatihan  dengan tujuan menciptakan Wirausaha Muda yang kompeten, mandiri, terampil dan berdayaguna sehingga dapat berdampak positif terhadap masyarakat.

Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga Kutai Kartanegara (Dispora Kukar) Aji Ali Husni saat ditemui pada kamis (08/12/2022) menyampaikan bahwa program – program yang dilaksanakan oleh Klinik WPM adalah untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Untuk kinerja hasil capaian Klinik WPM tahun ini Alhamdulillah memuaskan, karena target pelatihan yang kita tentukan telah tercapai” ucap Ali

Tercatat pada tahun 2022 Klinik WPM telah melaksanakan program pembinaan kewirausahaan pemuda diantaranya Sekam sharing (selasa kamis sharing), konsultasi dan diskusi tentang dunia usaha, pelatihan dan penguatan usaha, homesharing wira usaha muda, fasilitasi pengajuan barang penunjang usaha bagi wirausaha muda dan entrepreneurcamp.

“harapan kami dengan adanya klinik WPM tentunya ini akan berdampak positif dengan masyarakat, mereka anak muda punya tempat untuk mereka mencari ilmu, mencari tau tentang bagaimana penekunan terhadap usaha, melalui Klinik WPM tentunya sudah kami siapkan Tenaga Ahli untuk Berkonsultasi” Paparnya

Diakhir wawancara, Aji Ali Husni mengungkapkan tahun depan pihaknya akan lebih fokus terhadap pembinaan dan pelatihan terhadap wirausaha muda dan Pelaku UMKM yang ada di Kutai Kartanegara.

“Kita masih tetap fokus melakukan pembinaan, pelatihan kemudian evaluasi terhadap apa yang sudah dilakukan kemaren, anak – anak yang sudah kita lakukan pelatihan kita evaluasi, kita monitoring kita buka waktu consulting buat mereka ke kita, jadi tidak kita lepas kita tuntut terus, kita damping dengan kegiatan konsuling, sekam sharing, konsuling home pelatihan yang berjenjang” tandasnya (adv/az/DisporaKukar)

Baca juga:  JANGAN ACUH, KASUS KEKERASAN BISA TIMBULKAN MASALAH SOSIAL

Related Articles

Back to top button